Selasa, 16 Desember 2014

Laporan Praktikum Enzim Katalase



ENZIM KATALASE

A.    Tujuan
Membuktikan adanya  enzim katalase di dalam sel hewan khususnya di sel hati.

B.     Alat dan Bahan
1.      Hati ayam yang masih segar
2.      Labu siam yang sudah dihaluskan
3.      H2O2
4.      NaOH
5.      Cuka
6.      Tabung reaksi dan rak tabung reaksi
7.      Bunsen
8.      Lumpang porselin dan alu
9.      Lidi dan korek api
10.  Air
11.  Pipet tetes
12.  Penggaris

C.    Cara Kerja.
1.      Cuci hati ayam
2.      Cincang halus hati ayam dan labu siam tersebut letakkan ditempat yang berbeda.
3.   Bagi hati ayam yang telah di cincang menjadi empat letakkan pada wadah yang berbeda :
a.       Hati ayam 1: tidak mengalami penambahan suatu zat apapun
b.      Hati ayam 2: masukkan hati ayam kedalam larutan cuka
c.       Hati ayam 3: masukkan hati ayam kedalam laritan NaOH
d.      Hati ayam 4: panaskan hati ayam
4.      Setelah keempat hati ayam bereaksi dengan sempurna letakkan masing-masing hati      ayam dan labu siam kedalam tabung reaksi yang berbeda.
5.      Tambahkan H202 sebanyak 15 tetes kedalam masing-masing tabung reaksi lalu tutup tabung reaksi (pastikan tabung benar-benar tertutup rapat).
6.      Nyalakan Bunsen, bakar lima lidi hingga muncul bara api.
7.   Setelah bara api siap, buka perlahan-lahan tabung reaksi dan letakkan bara api ke dalam masing-masing mulut tabung reaksi
8.      Amati pembentukan gelembung pada tabung dan keadaan bara api pada kelima tabung tersebut.
9.      Catat perubahan yang terjadi ke dalam tabel.

D.    Hasil Percobaan

No
Perlakuan
Banyaknya Gelembung
Nyala Bara Api
1
Hati + H2O2
+3 (sedang)
+4 (hampir menyala)
2
Hati + cuka + H2O2
+1 (sangat sedikit)
+5 (menyala)
3
Hati + NaOH + H2O2
+5 (banyak sekali)
+1 (redup)
4
Hati dipanaskan + H2O2
+1 (sangat sedikit)
+1 (redup)
5
Manisah / labu siam + H2O2
+4 (banyak)
+4 (hampir menyala)

E.     PEMBAHASAN
Enzim adalah katalis yang terbuat dari protein dan dihasilkan oleh sel. Enzim mempunyai sifat spesifik yaitu hanya mengatalisis reaksi kimia tertentu. Sebagai contoh enzim katalase yang hanya menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2 dengan reaksi sebagai berikut :
2H2O2 à 2H2O + O2
Hal ini dapat dibuktikan dengan percobaan. Percobaan ini dilakukan dengan menggunakan hati ayam dan labu siam (sebagai perbandingan). Hati ayam digunakan karena banyak mengandung enzim katalase. Hati ayam dan labu siam kemudian dibuat ekstrak. Yang terjadi pada ekstrak saat diberi perlakuan adalah sebagai berikut :
v  Pada hati ayam
1.      Ekstrak ditambah H2O2 (hidrogen peroksida)
Saat ekstrak diberi H2O2 terjadi gelembung-gelembung udara yang banyak. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase yang terdapat di dalam hati ayam mengubah H2O2 menjadi H2O (air), sedangkan pada waktu dimasukkan lidi membara ke dalamnya, timbul nyala api. Hal ini membuktikan bahwa H2O2 juga diuraikan menjadi oksigen (O2).
2.       Ekstrak ditambah HCl dan H2O2
Pertambahan HCl disini dimaksudkan untuk membuat ekstrak dalam keadaan terlalu asam. Kemudian ditambah H2O2 ternyata tidak terbentuk gelembung udara ketika dimasukkan bara api ke dalamnya juga tidak terjadi nyala api. Hal ini menunjukkan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja dalam kondisi terlalu asam.
3.      Ekstrak ditambah NaOH dan H2O2
Penambahan NaOH disini dimaksudkan untuk membuat ekstrak dalam keadaan terlalu basa. Kemudian ditambah H2O2 ternyata terbentuk gelembung udara yang sedang, tetapi saat bara api dimasukkan ke dalamnya tidak terjadi nyala api. Hal ini membuktikan bahwa enzim katalase tidak dapat bekerja secara optimal dalam kondisi terlalu basa.
4.      Ekstrak dididihkan kemudian ditambah H2O2
Ekstrak yang di didihkan kemudian ditambah H2O2, ternyata tidak timbul gelembung udara dan saat bara api dimasukkan ke dalamnya juga tidak timbul nyala api. Hal ini disebabkan karena protein di dalam enzim katalase yang terdapat di ekstrak telah rusak sehingga tidak dapat menguraikan H2O2 menjadi H2O dan O2.
v  Pada labu siam
Penggunaan labu siam disini ditujukan untuk membuat perbandingan pengaruh enzim katalase yang terdapat di sel hewan dan sel hati setelah ditetesi H2O2.

F.     Pertanyaan
1.    Mengapakah H2O2 dipakai sebagai bahan percobaan untuk mengamati kerja enzim katalase?
2.    Gelembung gas apakah yang terjadi? Darimanakah asalnya? Bagaimana cara menguji bahwa gelembung gas tersebut adalah O2?
3.    Mengapa kita menggunakan hati dan labu siam dalam percobaan aktivitas enzim katalase ini?
4.    Apa tujuan penggunaan es batu dan pemanas air dalam percobaan ini?
5.    Sebutkan sifat-sifat enzim katalase berdasarkan percobaan yang telah anda lakukan?

G.    Jawaban
1.      Karena enzim katalase yang terdapat dalam peroksisom yang terdapat pada sel hati, sel ginjal, sel otot dari hewan berfungsi sebagai suatu katalis yang mempercepat proses penguraian senyawa-senyawa yang bersifat racun didalam tubuh, dimana salah satu senyawa yang dapat dikatalis oleh enzim katalase adalah H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). Senyawa ini merupakan hasil sampingan dari proses metabolisme. Jadi hal tersebut yang menyebabkan kenapa H2O2 digunakan sebagai bahan percobaan untuk mengamati kerja enzim katalase.
2.      Gelembung yang dihasilkan dalam tabung percobaan adalah gelembung-gelembung O2 gelembung O2 ini merupakan hasil penguraian dari H2O2. Hal ini dibuktikandengan timbulnya nyala api pada tabung reaksi saat dimasakkan dupa yang menyala, dimana oksigen merupakan suatu unsure yang bersifat oksidator dan mempercepat proses pembakaaran atau mudah bereaksi dengan bahan-bahan yang mudah terbakar. Sehingga pada saat dupa dimasukkan timbul percikkan-percikan api kecil.
3.      Menggunakan hati ayam karena enzim katalase banyak terdapat sel hati. Enzim Katalase adalah sebuah enzim yang banyak terdapat pada sayuran. Sayuran yang banyak dengan getah seperti Labu Siam , Wortel, Kentang, dll. Semakin banyak getah dari dari sayuran tersebut semakin banyak pula enzim katalase di dalamnya.
4.      Untuk mengetahui pengaruh kerja enzim terhadap suhu.
5.      Sifat enzim katalase :
a)   Mampu melakukan proses oksidasi terhadap bahan-bahan yang dianggap toksik di dalam sel.
b)   Tidak dapat bekerja pada suhu optimal.
c)   Bekerja maksimum pada pH netral (pH=7).

H.    Kesimpulan
Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :
1.      Enzim katalase dihasilkan di hati dan terdapat pada labu siam.
2.      Fungsi enzim katalase adalah dapat menguraikan hidrogen perioksida (H2O2) yang merupakan senyawa berbahaya bagi tubuh menjadi air (H2O) dan oksigen (O2) yang bukan merupakan senyawa yang berbahaya.
3.      Enzim katalase juga terdapat di dalam tumbuhan itu terbukti dari percobaan menggunakan labu siam akan tetapi kurang optimal dalam menguraikannya. Enzim katalase juga terdapat di dalam organel hati
4.      Beberapa faktor yang mempengaruhi kerja enzim katalase adalah suhu dan derajat keasaman (pH).  
Suhu : dimana enzim katalase tidak akan bekerja secara optimal pada suhu tinggi, karena kita ketahui bahwa enzim katalase akan bekerja pada suhu netral.
Derajat keasaman (pH) : Enzim katalase akan bekerja optimal pada pH netral. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar