Kamis, 01 Desember 2016

Anatomi dan Fisiologi Sistem Muskuloskeletal Manusia

Anatomi dan Fisiologi Sistem Muskuloskeletal Manusia
Anatomy and Physiology of Human Musculoskeletal System
Okta Prisma Dyanti

Abstrak
Pengamatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi otot rangka yang bekerja pada saaat manusia melakukan pergerakan (mengunyah, mengangkat benda, berjalan dan duduk) dan mengetahui anatomi  rangka manusia beserta jenis tulang penyusunnya. Pengamatan ini dilaksanakan pada 5 Oktober 2016 di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Cara kerja yaitu mengunyah permen selama 1 menit, mengangkat buku dengan tangan, berjalan selama beberapa saat, duduk selama beberapa menit, kemudian mengidentifikasi otot-otot yang bekerja saat melakukan kegiatan mengunyah, mengangkat buku, berjalan, dan duduk. Selanjutnya menggambar otot-otot rangka dan jenis tulang penyusun rangka manusia pada tabel pengamatan, lalu menganalisis data secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa musculus maseter, musculus temporalis, musculus pterigoid internus eksternus, musculus stioglosus, musculus gneoglosus berperan saat makan, musculus bicep dan musculus tricep berperan saat mengangkat beban, musculus gluteus maximus berperan saat duduk, dan otot paha dan betis berperan saat berjalan, serta terdapat 206 tulang penyusun rangka manusia.
Kata kunci : Otot rangka, tulang, manusia.
Abstract
The aim of this obserrvation were to identify skeletal muscle that worked when human chewed, lifted, walked, and sat) and know the anatomy of human skeletal and its structure The observation executed on Oktober, 5th 2016 in Biology Laboratory Syiah Kuala University. The first method were chewed a candy in one minutes, lifted several books, walked a  few minutes, and sat. Then drew the human skeletal and the bones type constructed human skeleton on table then analyzed the result descriptively.The result of observation showed that musculus maseter, musculus temporalis, musculus pterigoid internus eksternus, musculus stioglosus, musculus gneoglosus played a role when ate, musculus bicep and musculus tricep played a role when walked, and there were 206 bones contucted human skeletons.
Keywords : Skeletal muscle,bones, human.



Pendahuluan
            Sistem otot merupakan sistem yang bekerja spesialis kontraksi tubuh. Otot merupakan jaringan terbesar di dalam tubuh dan membentuk 40% berat tubuh pria, dan 32% berat tubuh wanita (Sherwood, 2010, p. 212). Otot rangka merupakan otot yang melekat pada tulang. Otot adalah jaringan tubuh yang beperan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik sebagai respon tubuh terhadap lingkungan. Sedangkan rangka merupakan bagian tubuh yang terdiri dari tuoang, sendi, kartilago dan menjadi tempat menempelnya otot. Hubungan antara otot dan rangka dibahas dalam sistem muskuloskeletal. Sistem muskuloskeletal membahas interaksi otot dan rangka dalam mencipatka suatu gerakan dalam berbagai aktivitas manusia. Oleh karena itu, pada pengamatan ini bertujuan mengidentifikasi otot-otot yang bekerja pada saat mengunyah, mengangkat beban, berjalan, dan duduk, serta mengethui anatomi rangka manusia beserta tulang penyusunnya. 
Cara kerja
Waktu dan Tempat
Pengamatan dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada tanggal 5 Oktober 2016 pada pukul 08.00 WIB sampai 09.40 WIB.
Target/ Subjek
Subjek penelitian adalah manusia. Subjek penelitian pada pengamatan sistem muskuloskeletal adalah satu orang mahasiswa yang sedang mengikuti praktikum anatomi fisiologi manusia.
Prosedur
            Prosedur pengamatan yaitu seorang mahasiswa maju ke depan dan mengunyah permen, kemudian diamati otot bagian mana saja yang berperan dalam kegiatan mengunyah. Kemudian mahasiswa tesebut mengangkat beberapa buku dengan menggunakan tangan dan diamati otot  yang bekerja. Salah satu mahasiswa duduk dan kemudian berjalan, lalu mengamati otot-otot yang bekerja pada saat duduk dan berdiri. Kemudian mencatat hasil pengamatan tersebut pada tabel pengamatan. Pada pengamatan rangka manusia, menggunakan torso dan menggambar rangka manusia beserta tulang yang menyusun  berdasarkan torso pada kertas gambar.



Hasil dan Pembahasan
Hasil yang diperoleh berdasarkan pengamatan otot-otot yang bekerja pada saat mengunyah, mengangkat beban, duduk, dan bejalan dapat dilihat pada Tabel 1. berikut :
Tabel 1. Nama Otot yang Bekerja dan Fungsi
Aktivitas
Nama Otot Rangka yang Bekerja
Fungsi
Mengunyah
Musculus maseter



Membuka rahang saat membuka mulut

Musculus temporalis
Mengangkat rahang bawah ke atas

Musculus pterigoid internus eksternus
Menggerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang

Musculus stioglosus
Mengangkat lidah ke langit-langit

Musculus gneoglosus
Mendorong makanan menuju kerongkongan
Angkat beban
Musculus bisep
Mengkerut atau kontraksi saat mengangkat beban

Musculus trisep
Mengendur saat mengangkat beban

Musculus  Latissimus dorsi
Menggerakkna lengan saat ekstensi

Musculus Pectoralis mayor
Menggerakkan lengan saat fleksi, atau menekuk.
Duduk
Musculus gluteus maximus
Menjaga bagian belakang tubuh tetap tegak.

Musculus quadratus lumborum
Mendukung postur tegap
Berjalan
Musculus Gastrocnemeus
Menstabilkan lutut saat berjalan

Musculus soleus
Lokomotor otot-otot postural saat berjalan

Musculus Flexor digitorum longus
Menelapakkan telapak kaki pada tanah.

Musculus fibularis longus
Menjaga kaki tetap seimbang di tanah


           
           
.

            Sistem otot bekerja dengan cara mengerut (kontraksi) dan dapat menggerakkan tulang. Gerakan tersebut juga menggunakan bantuan otot, saraf, dan sendi. Otot dapat berkontraksi apabila terdapat suatu rangsangan dari saraf. Pada saat berkontraksi, otot menjadi lebih besar, pendek, dan keras. Saat berkontraksi, tulang akan ditaik oleh otot sehingga sendi-sendi dapat bergerak. Sistem kerja otot dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu otot yang bekerja secara berlawanan yang disebut otot antagonis, dan otot yang bekerja bersamaan yang disebut otot sinergis (Astuti, 2007).
            Kinerja otot pada saat mengunyah makanan melibatkan otot Musculus maseter, Musculus temporalis, Musculus pterigoid internus eksternus, Musculus stioglosus, dan Musculus gneoglosus.Saat mengunyah makanan terdapat gerakan mulut membuka dan meutup. Saat membuka, otot Musculus maseter berfungsi membuka rahang. Kemudian saat tejadi peristiwa mengunyah, rahang bawah yang bergerak ke atas. Kerja rahang bawah ini dibantu oleh otot musculus temporalis. Musculus pterigoid internus externus berfungsi menggerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang. Pada saat mengunyah, selain gigi, maka lidah juga berperan untuk membolak-balikkan makanan, sehingga otot lidah juga berperan. Musculus stioglosus mengangkat lidah ke langit-langit, sedangkan musculus gneoglosus mendorong makanan menuju kerongkongan (Waschke, 2011)
            Nama otot yang bekerja pada saat mengangkat sejumlah beban yaitu musculus bicep, musculus tricep, musculus latissimus dorsi, musculus pectoralis mayor (Marieb,2007).  Musculus bicep bekontaksi saat mengangkat beban, sehingga lengan menekuk, musculus ticep akan merenggang ketika mengangkat beban. Musculus latissimus dorsi berfungsi menggerakkan lengan saat fleksi, dan musculus pectoralis mayor saat ekstensi. Keempat otot tersebut bekerja sama saat mengangkat beban menggunakan tangan.
            Kinerja otot pada saat duduk yaitu menggunakan otot pantat untuk menopang. Otot otot yang bekerja yaitu otot Musculus gluteus maksimus yang berfungsi menjaga bagian belakang tubuh tetap tegak. Otot selajutnya yaitu musculus quadratus lumborum yang mendukung postur tetap tegak saat duduk. Otot yang bekerja pada saat berjalan terdapat empat macam otot utama. Musculus gastrocnemeus berfungsi menstabilkan lutut pada saat berjalan. Kemudian musculus soleus merupakan lokomotor otot-otot postular pada saat berjalan. Sedangkan otot yang bekerja agar telapak kaki menyentuh tanah dan tetap seimbang adalah musculus flexor digitorum longus dan musculus fibularis longus.
Simpulan dan Saran
Simpulan
            Otot bekerja bersama dengan rangka dan sendi dalam rangka melakukan aktivitas pergerakan tubuh. Saat mengunyah, terdapat otot yang bekerja yaitu Musculus maseter, Musculus temporalis, Musculus pterigoid internus eksternus, Musculus stioglosus, dan Musculus gneoglosus. Pada saat mengangkat sejumlah beban, musculus bicep, musculus tricep, Musculus latissimus dorsi, dan musculus Pectoralis mayor berperan penting. Otot yang bekerja pada saat duduk yaitu Musculus gluteus maximus dan Musculus quadratus lumborum. Musculus Gastrocnemeus, musculus soleus, musculus Flexor digitorum longus, dan musculus fibularis longus mendukung kegiatan berjalan.
Saran
Penelitian mengenai sistem muskuloskeletas pada manusia secara sederhana telah banyak dilakukan, harapan ke depan, pengamatan musculoskeletal berkembang ke kegiatan yang lebih luas lagi selain berjalan dan duduk, misalnya dengan berlari atau berolahraga sehingga aktivitas otot yang berperan lebih terlihat.

Daftar Pustaka
Astrand, P.O and Rodahl, K. 1977., 2nd edt. McGraw-Hill Book Company. USA.
Astuti, Rahmanitah Dwi. (2007). Analisa Pengaruh Kerja dan Beban Angkat Terhadap Kelelahan Muskuloskeletal. [Versi Elektronik] Jurnal Gema Teknik,  10:2, 123-125.-
Genaidy, A.M. (2007). Active Microbreak Effect on Musculoskeletal Comfort Rating in Meatpacking Plant. [Versi Elektronik]. 38: 326-336.
Marieb, Elaine N. 2007. Human Anatomy and Physiology International Edition.San Fransisco : Pearson Education.
Sherwood, Lauralee. 2010. Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Volosin, Arkady. (2010). The nfluence of Walking Speed on Dynamic Loading On The Human Musculoskeletal system. [Versi Elektronik]. Medicine and Sport Science Journal, 12:3, 1156-1157.-

Waschke, Paulse. 2011. Sobotta Atlas of Human Anatomy. Munich : Elsevier


Tidak ada komentar:

Posting Komentar