Anatomi
dan Fisiologi Sistem Muskuloskeletal Manusia
Anatomy and Physiology of Human
Musculoskeletal System
Okta
Prisma Dyanti
Abstrak
Pengamatan ini
bertujuan untuk mengidentifikasi otot rangka yang bekerja pada saaat manusia
melakukan pergerakan (mengunyah, mengangkat benda, berjalan dan duduk) dan
mengetahui anatomi rangka manusia
beserta jenis tulang penyusunnya. Pengamatan ini dilaksanakan pada 5 Oktober
2016 di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Syiah Kuala. Cara kerja yaitu mengunyah permen selama 1 menit,
mengangkat buku dengan tangan, berjalan selama beberapa saat, duduk selama
beberapa menit, kemudian mengidentifikasi otot-otot yang bekerja saat melakukan
kegiatan mengunyah, mengangkat buku, berjalan, dan duduk. Selanjutnya
menggambar otot-otot rangka dan jenis tulang penyusun rangka manusia pada tabel
pengamatan, lalu menganalisis data secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan
bahwa musculus maseter, musculus temporalis, musculus pterigoid internus
eksternus, musculus stioglosus, musculus gneoglosus berperan saat makan,
musculus bicep dan musculus tricep berperan saat mengangkat beban, musculus
gluteus maximus berperan saat duduk, dan otot paha dan betis berperan saat
berjalan, serta terdapat 206 tulang penyusun rangka manusia.
Kata
kunci : Otot
rangka, tulang, manusia.
Abstract
The
aim of this obserrvation were to identify skeletal muscle that worked when
human chewed, lifted, walked, and sat) and know the anatomy of human skeletal
and its structure The observation executed on Oktober, 5th 2016 in Biology
Laboratory Syiah Kuala University. The first method were chewed a candy in one
minutes, lifted several books, walked a
few minutes, and sat. Then drew the human skeletal and the bones type
constructed human skeleton on table then analyzed the result descriptively.The
result of observation showed that musculus maseter, musculus temporalis,
musculus pterigoid internus eksternus, musculus stioglosus, musculus gneoglosus
played a role when ate, musculus bicep and musculus tricep played a role when
walked, and there were 206 bones contucted human skeletons.
Keywords
: Skeletal muscle,bones, human.
Pendahuluan
Sistem otot merupakan sistem yang
bekerja spesialis kontraksi tubuh. Otot merupakan jaringan terbesar di dalam
tubuh dan membentuk 40% berat tubuh pria, dan 32% berat tubuh wanita (Sherwood,
2010, p. 212). Otot rangka merupakan otot yang melekat pada tulang. Otot adalah
jaringan tubuh yang beperan mengubah energi kimia menjadi energi mekanik
sebagai respon tubuh terhadap lingkungan. Sedangkan rangka merupakan bagian
tubuh yang terdiri dari tuoang, sendi, kartilago dan menjadi tempat menempelnya
otot. Hubungan antara otot dan rangka dibahas dalam sistem muskuloskeletal.
Sistem muskuloskeletal membahas interaksi otot dan rangka dalam mencipatka
suatu gerakan dalam berbagai aktivitas manusia. Oleh karena itu, pada
pengamatan ini bertujuan mengidentifikasi otot-otot yang bekerja pada saat
mengunyah, mengangkat beban, berjalan, dan duduk, serta mengethui anatomi
rangka manusia beserta tulang penyusunnya.
Cara
kerja
Waktu dan Tempat
Pengamatan
dilakukan di Laboratorium Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh pada tanggal 5 Oktober 2016 pada
pukul 08.00 WIB sampai 09.40 WIB.
Target/ Subjek
Subjek penelitian
adalah manusia. Subjek penelitian pada pengamatan sistem muskuloskeletal adalah
satu orang mahasiswa yang sedang mengikuti praktikum anatomi fisiologi manusia.
Prosedur
Prosedur pengamatan yaitu seorang mahasiswa maju ke
depan dan mengunyah permen, kemudian diamati otot bagian mana saja yang
berperan dalam kegiatan mengunyah. Kemudian mahasiswa tesebut mengangkat
beberapa buku dengan menggunakan tangan dan diamati otot yang bekerja. Salah satu mahasiswa duduk dan
kemudian berjalan, lalu mengamati otot-otot yang bekerja pada saat duduk dan
berdiri. Kemudian mencatat hasil pengamatan tersebut pada tabel pengamatan.
Pada pengamatan rangka manusia, menggunakan torso dan menggambar rangka manusia
beserta tulang yang menyusun berdasarkan
torso pada kertas gambar.
Hasil
dan Pembahasan
Hasil yang diperoleh berdasarkan
pengamatan otot-otot yang bekerja pada saat mengunyah, mengangkat beban, duduk,
dan bejalan dapat dilihat pada Tabel 1. berikut :
Tabel 1. Nama Otot yang Bekerja
dan Fungsi
Aktivitas
|
Nama Otot Rangka yang Bekerja
|
Fungsi
|
Mengunyah
|
Musculus maseter
|
Membuka rahang saat membuka mulut
|
Musculus temporalis
|
Mengangkat rahang bawah
ke atas
|
|
Musculus pterigoid internus eksternus
|
Menggerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang
|
|
Musculus stioglosus
|
Mengangkat lidah ke
langit-langit
|
|
Musculus gneoglosus
|
Mendorong makanan menuju kerongkongan
|
|
Angkat beban
|
Musculus bisep
|
Mengkerut atau kontraksi
saat mengangkat beban
|
Musculus trisep
|
Mengendur saat mengangkat beban
|
|
Musculus Latissimus dorsi
|
Menggerakkna lengan saat
ekstensi
|
|
Musculus Pectoralis mayor
|
Menggerakkan lengan saat fleksi, atau menekuk.
|
|
Duduk
|
Musculus gluteus maximus
|
Menjaga bagian belakang
tubuh tetap tegak.
|
Musculus quadratus lumborum
|
Mendukung postur tegap
|
|
Berjalan
|
Musculus Gastrocnemeus
|
Menstabilkan lutut saat
berjalan
|
Musculus soleus
|
Lokomotor otot-otot postural saat berjalan
|
|
Musculus Flexor
digitorum longus
|
Menelapakkan telapak
kaki pada tanah.
|
|
Musculus fibularis longus
|
Menjaga kaki tetap seimbang di tanah
|
.
Sistem
otot bekerja dengan cara mengerut (kontraksi) dan dapat menggerakkan tulang. Gerakan
tersebut juga menggunakan bantuan otot, saraf, dan sendi. Otot dapat
berkontraksi apabila terdapat suatu rangsangan dari saraf. Pada saat
berkontraksi, otot menjadi lebih besar, pendek, dan keras. Saat berkontraksi,
tulang akan ditaik oleh otot sehingga sendi-sendi dapat bergerak. Sistem kerja
otot dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu otot yang bekerja secara
berlawanan yang disebut otot antagonis, dan otot yang bekerja bersamaan yang
disebut otot sinergis (Astuti, 2007).
Kinerja
otot pada saat mengunyah makanan melibatkan otot Musculus maseter, Musculus
temporalis, Musculus pterigoid internus eksternus, Musculus stioglosus, dan
Musculus gneoglosus.Saat mengunyah makanan terdapat gerakan mulut membuka dan
meutup. Saat membuka, otot Musculus maseter berfungsi membuka rahang. Kemudian
saat tejadi peristiwa mengunyah, rahang bawah yang bergerak ke atas. Kerja
rahang bawah ini dibantu oleh otot musculus temporalis. Musculus pterigoid
internus externus berfungsi menggerakkan rahang bawah ke depan dan ke belakang.
Pada saat mengunyah, selain gigi, maka lidah juga berperan untuk
membolak-balikkan makanan, sehingga otot lidah juga berperan. Musculus
stioglosus mengangkat lidah ke langit-langit, sedangkan musculus gneoglosus
mendorong makanan menuju kerongkongan (Waschke, 2011)
Nama
otot yang bekerja pada saat mengangkat sejumlah beban yaitu musculus bicep,
musculus tricep, musculus latissimus dorsi, musculus pectoralis mayor
(Marieb,2007). Musculus bicep bekontaksi
saat mengangkat beban, sehingga lengan menekuk, musculus ticep akan merenggang
ketika mengangkat beban. Musculus latissimus dorsi berfungsi menggerakkan
lengan saat fleksi, dan musculus pectoralis mayor saat ekstensi. Keempat otot
tersebut bekerja sama saat mengangkat beban menggunakan tangan.
Kinerja
otot pada saat duduk yaitu menggunakan otot pantat untuk menopang. Otot otot
yang bekerja yaitu otot Musculus gluteus maksimus yang berfungsi menjaga bagian
belakang tubuh tetap tegak. Otot selajutnya yaitu musculus quadratus lumborum
yang mendukung postur tetap tegak saat duduk. Otot yang bekerja pada saat
berjalan terdapat empat macam otot utama. Musculus gastrocnemeus berfungsi
menstabilkan lutut pada saat berjalan. Kemudian musculus soleus merupakan
lokomotor otot-otot postular pada saat berjalan. Sedangkan otot yang bekerja agar
telapak kaki menyentuh tanah dan tetap seimbang adalah musculus flexor
digitorum longus dan musculus fibularis longus.
Simpulan
dan Saran
Simpulan
Otot bekerja bersama dengan rangka
dan sendi dalam rangka melakukan aktivitas pergerakan tubuh. Saat mengunyah,
terdapat otot yang bekerja yaitu Musculus maseter, Musculus temporalis,
Musculus pterigoid internus eksternus, Musculus stioglosus, dan Musculus
gneoglosus. Pada saat mengangkat sejumlah beban, musculus bicep, musculus
tricep, Musculus latissimus dorsi, dan musculus Pectoralis mayor berperan
penting. Otot yang bekerja pada saat duduk yaitu Musculus gluteus maximus
dan Musculus quadratus
lumborum. Musculus Gastrocnemeus, musculus soleus, musculus Flexor digitorum
longus, dan musculus fibularis longus mendukung kegiatan berjalan.
Saran
Penelitian
mengenai sistem muskuloskeletas pada manusia secara sederhana telah banyak
dilakukan, harapan ke depan, pengamatan musculoskeletal berkembang ke kegiatan
yang lebih luas lagi selain berjalan dan duduk, misalnya dengan berlari atau
berolahraga sehingga aktivitas otot yang berperan lebih terlihat.
Daftar
Pustaka
Astrand, P.O and Rodahl, K.
1977., 2nd edt. McGraw-Hill Book Company.
USA.
Astuti, Rahmanitah Dwi. (2007).
Analisa Pengaruh Kerja dan Beban Angkat Terhadap Kelelahan Muskuloskeletal. [Versi
Elektronik] Jurnal Gema Teknik, 10:2, 123-125.-
Genaidy, A.M. (2007). Active
Microbreak Effect on Musculoskeletal Comfort Rating in Meatpacking Plant. [Versi
Elektronik]. 38: 326-336.
Marieb,
Elaine N. 2007. Human Anatomy and
Physiology International Edition.San Fransisco : Pearson Education.
Sherwood,
Lauralee. 2010. Fisiologi Manusia dari
Sel ke Sistem. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Volosin, Arkady. (2010). The
nfluence of Walking Speed on Dynamic Loading On The Human Musculoskeletal
system. [Versi Elektronik]. Medicine and
Sport Science Journal, 12:3, 1156-1157.-
Waschke, Paulse. 2011. Sobotta Atlas of Human Anatomy. Munich :
Elsevier
Tidak ada komentar:
Posting Komentar