Kamis, 01 Desember 2016

KREASI OLAHRAGA DAN PERMAINAN : BALON ILMIAH

BAB I
PENDAHULUAN

1.1    Latar Belakang
            Olahraga adalah suatu kegiatan yang menggunakan medium jasmani untuk memperoleh tubuh yang sehat, sebagai sarana rekreasi serta sarana mengekspresikan diri. Olahraga tidak hanya dilakukan dengan kegiatan yang berat dan menghabiskan biaya yang mahal. Olahraga dapat diselipkan dalam bentuk permainan. Permainan yang dapat menggerakkan bagian tubuh juga disebut olahraga. Permainan yang dimodifikasi dengan olah fisik yang baik dapat membuat tubuh sehat dan bahagia. Ketika bermain, setiap individu merasakan kebahagiaan dan melahirkan semangat untuk bergerak. Ketika seseorang mau bergerak, itu sudah disebut olahraga. Oleh karena itu kami menciptakan suatu permainan yang di dalamnya terdapat aktivitas olah fisik. Permainan kami bernama “Balon Ilmiah”

1.2    Tujuan
            Tujuan dari permainan “Balon Ilmiah” adalah sebagai berikut:
a.         Menggerakkan tubuh dengan berlari.
b.        Mengasah kemampuan berfikir secara cepat, dan berpikir analitis.
c.         Melatih kekompakan dalam tim.










BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Alat dan Bahan untuk Permainan
·       Huruf-huruf yang akan disusun peserta
·       Kapur tulis
·       Balon udara
·       Peluit
·       Kertas manila
·       Double tape
·       Stopwatch
2.2 Peraturan Permainan
1.      Dalam sekali permainan terdiri atas 3 kelompok. Masing masing    kelompok terdiri 10-15 pemain.
2.      Masing-masing kelompok berbaris di belakang garis start.
3.      Wasit memberikan clue nama ilmiah yang harus disusun oleh pemain.
4.      Peluit pertama dibunyikan oleh wasit dan pemain pertama harus  berlari dengan balon yang diposisikan diantara kedua paha.
5.      Pemain berlari mengikuti lintasan menuju ujung lintasan. Di ujung lintasan telah disediakan huruf-huruf acak.
6.      Setelah sampai di ujung lintasan, pemain harus mengambil satu huruf untuk ditempel di kertas manila.
7.      Saat mengambil dan menempel huruf, balon harus tetap berada di antara kedua paha, tidak boleh jatuh dan tidak boleh menyentuh tanah.
8.      Setelah menempel satu huruf, pemain harus berlari kembali ke garis start dengan balon tetap berada di antara kedua paha.
9.      Setelah melewati garis start, balon harus diserahkan kepada pemain selanjutnya.
10.  Penyerahan balon harus dilakukan di belakang garis start.
11.  Pemain selanjutnya berlari dan melakukan hal yang sama dengan pemain pertama.
12.  Setiap pemain hanya berhak mengambil satu huruf. Penyusunan huruf untuk membentuk nama ilmiah harus berurutan.
13.  Selama berada di lintasan, balon tidak boleh jatuh. Apabila balon jatuh, harus mengulang dari garis start. Ketika balon jatuh pada lintasan kembali ke garis start, pemain mengulang dari tempat penyusunan nama ilmiah.
14.  Apabila balon meletus, kelompok tersebut dinyatakan didiskualifikasi.
15.  Apabila peserta menginjak garis ataupun keluar garis lintasan dan telah diperingatkan oleh panitia sebanyak tiga kali, maka kelompok tersebut dinyatakan didiskualifikasi.
16.  Peserta yang dinyatakan menang adaah peserta yang berhasil menyusun nama ilmiah secara benar dan tercepat.
2.3 Reward dan Punishment
            Peserta yang dinyatakan menang, akan mendapatkan reward berupa:
·         Satu buah manga sebagai piala
·         Satu botol air minum
·         1 bungkus snack
Sedangkan peserta yang kalah, harus melakukan senam penguin bersama-sama. Peserta yang kalah mendapatkan 1 biji permen sebagai penghargaan atas semangat dan partisipasi dalam mengikuti permainan “Balon Ilmiah”.




2.4  Aturan Lapangan

Kondisional
 
 













Keterangan:
Gambar
Keterangan
Peserta
Wasit
Pengawas garis start dan timer
Hakim garis
Pembawa kertas manila dan pengawas
Kotak tempat huruf-huruf

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
            Permainan “Balon Ilmiah” merupakan permainan yang didesain untuk meningkatkan kemampuan olah fisik, olah otak, dan kekompakan. Permainan ini sangat cocok untuk mahasiswa biologi karena dapat melatih kemamuan mengingat dan mengenal nama-nama ilmiah  dalam kehidupan sehari-hari serta permainan ini diharapkan mampu meningkatkan kekompakan dalam tim.
3.2 Saran
            Permainan dalam olahraga ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat muda dan tua untuk lebih gemar berolahraga secara ringan namun hati tetap senang. Permainan ini dpaat dikembangkan menjadi permainan baru yang lebih menarik apabila diinginkan.

DAFTAR PUSTAKA
Hartono, SoetantoProf.,Dr. 2013. Pendidikan Jasmani. Surabaya: Unesa University Press
Susanta, Agustinus. 2008. Merancang Outbound Training Professional.Yogyakarta: Andi Offset

Tidak ada komentar:

Posting Komentar